Standard Chartered  –  Bukalapak Berdayakan Pengguna dan 13,5 juta  Lewat Literasi Keuangan 

oleh

Penandatanganan kesepakatan kerja sama strategis antara Standard Chartered dan Bukalapak, dilakukan oleh Andrew Chia, Cluster CEO, Indonesia & ASEAN Markets (Australia, Brunei & the Philippines), Standard Chartered, dan Rachmat Kaimuddin, CEO Bukalapak, dan disaksikan oleh Teddy Oetomo, Presiden Bukalapak, Victor Lesmana, President of BukaFinancial & Digital Bukalapak, Kevin Tan, Global Lead, nexus, dan Hermawan Tjakradiwiria, Country Head, nexus, Indonesia.

KILASJATIM.COM, Jakarta  – Standard Chartered (“Bank”) menjalin kemitraan strategis dengan Bukalapak dengan meluncurkan inovasi yang ditujukan untuk misi memajukan perbankan
digital.

Andrew Chia, Cluster CEO, Indonesia & ASEAN Markets (Australia, Brunei & the
Philippines), Standard Chartered, mengatakan, kemitraan perdana dengan Bukalapak menegaskan kembali komitmen Standard Chartered untuk mengembangkan jejak  secara
lokal.

“Kami yakin bahwa kemitraan kami dengan salah satu unicorn pertama dan pemain e￾commerce terkemuka di Indonesia akan memungkinkan kami untuk bersama-sama menciptakan
solusi yang mendorong inklusi keuangan di Indonesia,” ujar Andrew Chia.

Tak jauh berbeda Rachmat Kaimuddin, CEO, Bukalapak, mengatakan, kemitraan strategis ini menunjukkan
kepercayaan Standard Chartered terhadap misi dan komitmen Bukalapak dalam menciptakan dampak di seluruh Indonesia. Perdagangan dan jasa keuangan merupakan aspek penting dari kesejahteraan masyarakat.

“Kemitraan ini meningkatkan semangat kami untuk mewujudkan Ekonomi yang Adil di Indonesia/ A Fair Economy in Indonesia. Dengan jaringan perbankan global yang kuat dan bisnis layanan keuangan yang bergengsi, partisipasi Standard Chartered di Bukalapak akan semakin memperkuat jajaran pemegang saham dan mitra strategis kami saat ini,” jelasnya.

Didukung nexus, solusi banking-as-a-service dari SC Ventures, Bukalapak dan Standard Chartered bertekad untuk memperluas misinya dalam mewujudkan kemudahan akses ke layanan finansial untuk para konsumen di berbagai penjuru negeri yang akan berpotensi untuk menyentuh hidup lebih dari 200 juta orang di Indonesia.

Kerjasama Standard Chartered dan Bukalapak akan berfokus pada area-area sebagai berikut:
● Menghadirkan inovasi di bidang jasa finansial dan e-commerce: Standard Chartered dan Bukalapak akan menawarkan berbagai layanan keuangan inovatif melalui ekosistem
Bukalapak.
● Mendorong inklusi keuangan di Indonesia: Dengan jangkauan ekstensif Bukalapak yang mencapai hingga 100 juta pengguna dan 13,5 juta pelaku UMKM, kolaborasi ini akan
mendorong inklusi keuangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Kolaborasi ini diharapkan dapat menggiring inovasi terdepan di dalam ekosistem digital di sektor keuangan, sebagai solusi dari pergeseran perilaku konsumen saat di pandemi.

Sebuah survei yang dilakukan oleh Standard Chartered baru ini mengungkapkan bahwa pandemi bertindak sebagai katalisator pertumbuhan aktivitas keuangan online, dengan lebih dari separuh responden
global menggunakan lebih banyak layanan online pascapandemi. 56 persen konsumen Indonesia sekarang lebih memilih pembelian dan pembayaran online, meningkat 16 persen dibandingkan sebelum COVID.

Sebanyak 80 persen orang Indonesia juga mengharapkan negara ini menjadi
sepenuhnya “tanpa uang tunai” (cashless) pada tahun 2025. Dalam hal ini, embedded finance menjadi pasar pertumbuhan utama bagi kemitraan Standard Chartered dan Bukalapak dalam mengembangkan produk inovatif untuk semakin baik melayani kebutuhan pelanggan yang terus berkembang.

Standard Chartered telah secara aktif mengembangkan model bisnis baru, seperti nexus, melalui unit inovasi, investasi, dan venturanya, SC Ventures, untuk memenuhi kebutuhan klien yang terus berkembang. Baru-baru ini, Bank mengumumkan peluncuran resmi Mox, bank virtual barunya di Hong Kong, yang dibuat dalam kemitraan dengan PCCW, HKT dan Trip.com.

Bank juga mengumumkan bahwa mereka akan meluncurkan Zodia, kustodian aset digital tingkat institusi, bermitra dengan Northern Trust. Selain itu, Bank juga telah meluncurkan platform terbuka digital secara komersial, Solv, untuk membantu Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di India dan negara lain tumbuh dengan menyediakan akses ke layanan keuangan dan bisnis. (kj8)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *