Sampai Akhir Tahun 2017, Konsumen GO CAR Di Surabaya Tumbuh 40 Persen

oleh

Surabaya, kilasjatim.com: Hari ini, Kamis (04/01/2018) angkutan berbasis aplikasi atau online resmi beroperasi di Jawa Timur. Hal itu, disambut baik oleh operator angkutan online di tanah air, salah satunya GO CAR layanan transportasi roda empat dari apilkasi GO JEK.

Senior Vice President Public Policy and Goverment Relations Go-Jek Malikulkusno Utomo mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik dengan resminya angkutan berbasis aplikasi atau online di wikayah Jawa Timur, khususnya kota Surabaya.

“Surabaya merupakan pasar nomor dua terbesar bagi GO – JEK, khusunya GO CAR . Baik itu dari segi driver maupun order,”katanya usai lounching angkutan online oleh Gubernur Jatim Soekarwo di Gedung Grahadi Surabaya, Kamis (04/01/2018).

Meski masyarakat Surabaya dalam transaksi lebih suka menggunakan sistem tunai, bukan non tunai (gopey). Namun ada peningkatan sekitar 40 persen dari sebelumnya hanya 10 – 20 persen.

“Ada peningkatan transaksi masyarakat Surabaya dalam menggunakan GO – CAR tahun ini meningkat jadi 40 persen, dari sebelumnya 10 – 20 persen secara nasional,”ungkapnya.

Saat ditanyai mengenai aturan batas bawah dan batas atas. Ia sangat mendukung sekali agar tidak ada pemain yang menerapkan tarif – tarif sangat jauh di batas bawah atau murah sehingga menghilangkan kesan murah’an dan perang tarif.

“Adanya regulasi batas bawah, batas atas di tarif angkutan online sangat membantu mencegah adanya pemain – pemain yang suka memainkan tarif murah,”jelasnya.

Dalam kesempatan itu, GO-CAR juga menunjukkan komitmennya untuk mematuhi aturan terkait angkutan sewa khusus yang tercantum dalam Peraturan Menteri Perhubungan No 108 Tahun 2017.

Komitmen ini ditunjukan dengan pemasangan stiker angkutan sewa khusus secara simbolis pada beberapa armada GO-CAR yang telah memenuhi aturan PM 108/2017 yaitu telah melewati uji KIR dan pengemudi telah memiliki SIM A Umum. Kj1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *