Rumah Zakat Luncurkan Infak.id, Target Himpun Donasi Rp 500 Miliar

oleh

Aditya Evan, Branch Manager Rumah Zakat Perwakilan Jatim di acara peluncuran infak.id untuk memudahkan masyarakat berdonasi di Surabaya Selasa (30/04/2019)

 

SURABAYA, kilasjatim.com: – Rumah Zakat Surabaya meluncurkan Infak.id, yang tujuannya memudahkan para donatur dan masyarakat lainnya untuk berinfak melalui domain tersebut.

Seiring dengan diluncurkannya Infak.id, pada ramadan 1440 H, rumah zakat Surabaya menargetkan sebanyak 4. 041 penerima manfaat yang berhak mendapatkan santunan.

Aditya Evan, Branch Manager Rumah Zakat Perwakilan Jatim mengatakan, ramadan kali ini Rumah Zakat menggaungkan ramadan di 35 kota di Indonesia dari Aceh
hingga Jayapura .

“Setelah kemarin Rumah Zakatengadakan Tahun Ramadan berupa cukur amal , pengobatan gratis , longmarch dan hiburan dari anak SD Juara, ramadan tahun 1440 H kali ini mengambil tema Ramadan Berdaya,” kata Aditya, saat launching Website Infak.id di Surabaya Selasa (30/04/2019)

Rumah Zakatengajak masyarakat menghidupkan ramadan di desa dengan beberapa program seperti berbagi puasa bersama, kado lebaran yatim, bingkisan lebaran keluarga, syiar Quran, ramadan bebas hutang dan janda berdaya.

“Kami berharap program ini direspon masyarakat dengan ikut berpartisipasi menyumbangkan kebahagiaan kepada sekitar 168.252 penerima manfaat seluruh Indonesia. Untuk Surabaya sendiri kami menargetkan 4041 penerima manfaat dari enam program yang kami sebutkan di atas,” jelasnya.

Untuk kegiatan ramadan di Surabaya , rumah zakat menargetkan 3.112 orang untuk program berbuka bersama, 365 kado lebaran yatim, 187 bingkisan lebaran keluarga 313 syiar Quran 64 janda berkarya dan 32,4 juta ramadan bebas hutang.

Dengan ragam kegiatan ramadan dan berbagai penyaluran donasi yang terdiri dari empat program senyum juara (pendidikan), senyum sehat (kesehatan), senyum lestari (lingkungan) dan senyum mandiri (ekonomi), rumah zakat menargetkan tahun 2019 mengumpulkan donasi sebesar Rp 500 miliar (setengah triliun).
Dari donatur yang masuk ke rumah zakat mayoritas retail atau individu sebesar 80 persen dan sisanya 20 persen berasal dari perusahaan atau komunitas.

“Alhamdulillah penghimpunan donasi tahun lalu mencapai target dengan berhasil mengentas sebesar 46 persen mustahid keluar dari garis kemiskinan. Donasi yang terhimpun semuanya disebarkan ke 30 juta penerima layanan. Kami optimis dengan diluncurkannya Infak.id akan semakin memudahkan masyarakat yang ingin bersodaqoh,” urainya Aditya didampingi Suradin, Kepala Sekolah SD Juara Surabaya dan Dwi Yuliani, Kepala Klinik Pratama RBG-RZ Surabaya. (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *