PTPN XI Targetkan Produksi Tanam Tebu Hanya 4,1 juta Ton

oleh

*Peringatan HUT ke 23 PTPN XI Dipusatkan  di Probolinggo

Direktur Utama PTPN XI Gede Meivera (kiri) bersama Wali Kota Probolinggo  Hadi Zainal Abidin (tengah) dalam serangkaian acara pada peringatan HUT PTPN XI ke 23 di Desa Jrebeng Wetang, Kecamatan Kedoprok, Probolinggo, Jumat (15/03/ 2019).

 

PROBOLINGGO, kilas Jatim.com: – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XI belum bisa memastikan kapan melakukan giling. Mengingat cuaca yang masih menunjukkan curah hujan masih tinggi.

Melihat cuaca yang masih tidak.menentu PTPN XI melakukan koreksi target produksi tanaman tebu tahun ini dengan kenaikan yang sangat tipis. Jika target tahun 2018 sebesar 4 juta ton maka target tahun 2019 sebesar 4,1 juta ton

Direktur Utama PTPN XI, Gede Meivera Utama mengatakan, dipastikan pada Mei mendatang akan dimulai giling tebu, hal tersebut dilakukan jika.sampai April sudah tidak lagi hujan.

“Namun jika ternyata sampai April hujan belum berhenti, maka untuk giling akan mundur hingga Juni. Hitungannya jika minimal giling 45 hari lalu berhenti karena ada lebaran, tidak apa-apa, tapi kalau di bawah 45 hari akan berpengaruh karena pasokan jangan sampai ada idle capacity,” jelasnya pada acara peringatan HUT PTPN XI ke 23 di Sumber Mata Air Sentong, Probolinggo Jumat (15/3/2019).

Kegiatan CSR PTPN XI salah satunya dengan aksi penanaman pohon di desa Sentong Probolinggo

 

Terpisah,  Direktur Operasional  PTPN XI Daniyanto mengatakan produksi gula PTPN XI tahun ini menargetkan sebesar 350.000 ton, atau naik dibandingkan realisasi pada 2018 yang hanya 336.000 ton.

“Targetnya naik sedikit, demikian pula rendemen ditargetkan 7,83% atau lebih tinggi dibandingkan tahun lalu 7,23%. Naiknya target rendemen diharapkan bisa meningkatkan efisiensi pabrik dan jam berhenti pabrik kita targetkan turun,” imbuhnya.

Sementara itu, peringatan HUT PTPN XI tahun ini dipusatkan di kota Probolinggo dengan berbagai kegiatan perbaikan lingkungan seperti normalisasi sumber air Sentong Kelurahan Jrebeng Wetan, Kecamatan Kedupok Kota Probolinggo, Jatim pada Jumat (15/03/2019).

Walikota Probolinggo, Hadi Zainal Abidin, menyambut gembira kegiatan PTPN XI yang dipusatkan di daerahnya.
Dikatakan langkah yang dilakukan. PTPN XI sangat tepat dengan menghidupkan kembali sumber mata air di Sentong.

“Saat ini di daerah Probolinggo ada 13 mata air yang tidak difungsikan secara normal. Salah satunya di mata air Sentong. Kami mengapresiasikan langkah yang dilakukan PTPN XI dan elemen masyarakat menjaga lingkungan salah satunya adalah sumber mata air Sentong ini. Dengan langkah ini, tentunya akan mengangkat sektor pariwisata di kota Probolinggo sekaligus perekonomiannya,” kata Hadi dalam sambutannya.

Sementara itu, Direktur Utama PTPN XI, Gede Meivera Utama mengatakan, pihaknya sangat perhatian dengan pelestarian lingkungan yang salah satunya adalah sumber mata air.

Diakuinya, banyak mata air di kawasan Sentong yang harus tetap dilestarikan sebagai sumber kehidupan yang bisa bermanfaat bagi masyarakat. Hal itulah yang menjadi pertimbangan PTPN XI untuk memilih kegiatan tersebut.

“Sebagai perusahaan negara (BUMN) tentunya kami sangat perduli dengan lingkungan agar menjadi bukti bahwa PTPN XI ikut bertanggung jawab dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup melalui perlindungan dan pengelolaan secara konsisten,” terang Gede.

Rangkaian kegiatan HUT PTPN XI ke 23 di Probolinggo dengan menggelar
serangkaian acara diantaranya pengobatan gratis, sembako murah, tanam 5.000 bibit pohon, tebar 10.000 benih ikan Nila, hingga pameran produk UKM unggulan. (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *