PT PG RAJAWALI I Gelar Pisah Sambut Komut dan Dirut Baru

oleh
Istimewa

Surabaya, Kilasjatim: PT PG Rajawali I menggelar Pisah Sambut Komisaris Utama dan Direktur Utama PT PG Rajawali I, di Halaman Kantor Direksi PT PG Rajawali I, Surabaya. Dalam acara tersebut dilaksanakan pisah dan sambut Komisaris Utama antara Agung P. Murdanoto sebagai Komisaris Utama sebelumnya dengan J. Nanang Marjianto sebagai Komisaris Utama yang baru, serta pisah dan sambut Direktur Utama antara Warsito sebagai Direktur Utama sebelumnya dengan Rachmad Sartono sebagai Direktur Utama yang baru. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) B. Didik Prasetyo, Direktur Keuangan PT PG Rajawali I Sagita Hariadin, serta segenap pimpinan dan karyawan PT PG Rajawali I.

Dalam kesempatan tersebut Didik mengucapkan terima kasih kepada pejabat sebelumnya yang telah mencurahkan tenaga, pikiran, dan waktunya untuk memajukan PT PG Rajawali I sehingga perusahaan mampu mencapai kinerja yang cukup baik.
Lebih lanjut ia juga berpesan agar Insan Rajawali I selalu siap menghadapi perubahan iklim bisnis yang terus terjadi. “Dunia kita terus berubah. Semua bergerak menuju ke arah yang terkadang tidak bisa kita prediksi. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi kondisi tersebut RNI melakukan transformasi bisnis,” pesan Didik, Rabu, 11/9/2019.

Didik mengatakan, perubahan yang terjadi selalu membawa dampak dan konsekuensi. “Saya pernah mendengar bahwa Rajawali I pernah mengadakan bedah buku #MO: Mobilisasi dan Orkestrasi karya Rhenald Kasali. Pada buku tersebut pada intinya disampaikan bahwa, ‘The main is no longer the main’. Suatu saat nanti bisa jadi gula tidak tidak lagi menjadi komoditas yang memiliki nilai ekonomi. Untuk itu kita harus dapat mempersiapkan kemungkinan-kemungkinan tersebut dari sekarang,” pesannya.

Ia juga berpesan kepada para millennials Rajawali I agar millennials yang memiliki follower banyak dapat mem-viralkan kampanye-kampanye yang positif untuk industri gula seperti, “Brown Sugar Sehat” atau “Save Petani Tebu”.(KJ1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *