POSSI Jatim Berharap Tak ada Batasan Usia Atlet di PON Papua

oleh

Surabaya, kilasjatim.com: Pengurus Provinsi (Pengprob) Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Jatim berharap tidak ada batasan usia dalam pertandingan selam Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020 di Papua.

Harapan tersebut, disampaikan Ketua Umum Pengprov POSSI Jatim Mirza Muttaqien usai pembukaan Kejurnas Selam fin swimming Piala Gubernur Jatim V 2018 di Kolam Renang KONI Jatim, Sabtu (10/11/2018).

Menurut Mirza, selam tidak seperti cabang olahraga (cabor) renang. Usia keemasan atlet selam, tak bisa ditentukan oleh faktor usia. Banyak atlet selam yang masih bisa berprestasi di usianya yang tua.

“Contohnya atlet selam Jatim, Pricilia Gunawan dan Angelina. Kedua peselam senior itu masih mampu bertahan. Prestasinya mengagumkan, tidak kalah dari peselam muda di even nasional yang diikutinya,” ujarnya.

Sejauh ini, diakui, belum ada kepastian batasan usia atlet selam di PON Papua dari PB PON. Namun, dia mendengar PB POSSI tetap menginginkan tidak ada batasan usia, sehingga seluruh atlet dapat berlaga di PON Papua.

“Lebih detailnya akan dibahas di rakernas tahun depan. Jatim sudah pasti menolak ada batasan usia dan akan berjuang keras agar aturan selam seperti yang diterapkan di PON 2016, Jabar,” ungkapnya.

Meski demikian, POSSI Jatim siap dengan segala kemungkinan yang terjadi. Jatim harus melakukan kaderisasi sejak dini. Salah satunya adalah menggelar kejuaraan kelompok umur (KU) dan kejurda selam.

“Kita tidak boleh mengesampingkan kaderisasi. Atlet-atlet muda akan terus dibina dan diikutkan di berbagai kejuaraan. Dengan begitu, Jatim siap menghadapi PON Papua,” jelasnya.

Kejurnas selam fin swimming Piala Gubernur Jatim tahun ini diikuti sebanyak 684 atlet dari 11 provinsi. Jumlah tersebut, meningkat dibanding even yang sama tahun 2017 sebanyak 664 atlet. (Wah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *