PLN – Ulama Madura Sepakat  Mencuri Listrik itu Haram

oleh

General Manager PLN Distribusi Jawa Timur, Bob Saril gandeng ulama Madura diwakili Imam Santoso, perwakilan MUI Pamekasan sepakat memerangi pencurian listrik di Madura dengan mensosialisasikan Fatwa MUI no 17/2016.

 

PAMEKASAN, kilasjatim.com: – PLN Distribusi Jawa Timur menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sosialisasi Ketenagalistrikan dan Implementasi Fatwa MUI Nomor 17 Tahun 2016 tentang pencurian listrik.

Sosialisasi ini menjadi wadah diskusi bagi seluruh lapisan masyarakat Madura terkait penggunaan listrik yang aman, tertib dan benar.

General Manager PLN Distribusi Jawa Timur, Bob Saril mengatakan, PLN siap mendukung meningkatkan rasio elektrifikasi di Pulau Madura.

“Kami menggandeng ulama setempat untuk minta bantuan mensosialisasikan kepada masyarakat agar ikut serta menjaga KWh meter serta tidak mengutak atiknya. Harapan kami penerangan di pulau Madura ini dan upaya PLN meningkatkan elektrifikasi berjalan sesuai harapan kita semua,” kata Bob di hadapan masyarakat Madura, di Ballroom Front One Pamekasan Rabu (12/9/2018).

Acara sosialisasi yang dihadiri
Perwakilan MUI Pamekasan, Muspida Pamekasan, Alim Ulama serta Organisasi Masyarakat (Ormas) Pamekasan serta elen masyarakat Madura menyambut baik dan antusias sosialisasi dan implementasi Fatwa MUI Nomor 17 Tahun 2016 tentang pencurian listrik.

Senada dengan Bob Saril, Imam Santoso, perwakilan MUI Pamekasan menyambut baik gagasan PLN yang menjadikan alim ulama sebagai agen sosialisasi terkait Fatwa MUI Nomor 17 Tahun 2016 serta pembayaran listrik maksimal tanggal 20 setiap bulannya.

“Mencuri listrik itu haram, masyarakat dihimbau untuk menggunakan listrik secara legal sesuai Fatwa MUI,” tegas
Imam.

Komitmen antara PLN, MUI dan seluruh lapisan masyarakat di Madura, diwujudkan dengan penandatanganan nota kesepahaman tentang penertiban penggunaan tenaga listrik, kewajiban membayar listrik tepat waktu, peningkatan pelayanan secara profesional dan transparan serta peningkatan keandalan jaringan untuk kesejahteraan perekonomian warga.

Pada kesempatan tersebut perwakilan ulama juga menyerahkan sorban kepada Bob Saril sebagai kesungguhan PLN dalam melayani dan menyejahterakan masyarakat. (kj5)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *