Pertamina Pastikan Pasokan LPG Aman Hingga Lebaran 2019, Siapkan Tambahan 15 persen

oleh

 

Jajaran direksi Pertamina (Persero) meninjau kesiapan LPG selama Ramadan hingga lebaran di Depot LPG Tanjung Perak Surabaya dalam rangkaian Safari Ramadan 1440 Hijriah, Senin (20/5/2019).

 

SURABAYA, kilasjatim.com: PT Pertamina (Persero) memastikan kesiapan pasokan gas elpiji selama Ramadan dan lebaran 2019. Untuk memastikan pada Senin (20/05/2019) jajaran petinggi PT Pertamina (Persero), meninjau Depot LPG Tanjung Perak di Jl. Perak Utara, Surabaya.

Direktur Pemasaran Retail Pertamina Mas’ud Khamid mengatakan, Minggu pertama diawal Ramadan terlihat ada tren peningkatan konsumsi LPG sebesar 7 persen.  Hingga Lebaran nanti, diperkirakan peningkatan konsumsi LPG naik sebesar 13 persen.

“Biasanya saat Lebaran konsumsi per hari bisa mencapai 28.000 mt. Sementara secara nasional kebutuhan LPG, baik yang non maupun yang bersubsidi mencapai 25.000 metric ton (mt) per hari,” kata Mas’ud disela peninjauan gudang LPG di Tanjung Perak Surabaya didampingi General Manager (GM) MOR V Jatim Balinus Werry Prayogi dalam rangkaian Safari Ramadan 1440 Hijriah, Senin (20/5/2019).

Terkait Ramadan dan Idul Fitri tahun ini, Pertamina menyiapkan tambahan pasokan hingga rata-rata 15% dari kondisi normal.

“Tahun ini diperkirakan akan ada 10,6 juta pemudik dengan angka mobilisasi masyarakat sangat tinggi. Kenaikan konsumsi ini tak hanya untuk LPG subsidi, tapi juga  LPG non subsidi. Karena itu, kami membentuk Satgas untuk memastikan Ketersediaan dan distribusi produk Pertamina berjalan lancar,” imbuhnya.

Mas’ud juga memastikan, pasokan LPG baik yang subsidi maupun yang non subsidi aman. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan bahan bakar kompor gas tersebut. Selain pasokan aman, harga juga tidak ada kenaikan.

Khusus wilayah Jawa Timur,  Depot LPG Tanjung Perak memberikan kontribusi bagi ketersediaan dan distribusi LPG memiliki kapasitas 8000 MT (Metrik Ton), 8 LPG Storage Tank, 10 LPG PUMP 6 Filling Shed Bulk LPG dan 18 Bottle Filling Point 3 kg.

“Dengan kapasitas tersebut, saya yakin ketersediaan dan distribusi di Jawa Timur aman. Saat ini,  Depot LPG Tanjung Perak sedikitnya menyalurkan LPG ke 68 SPBE atau  11 persen dari pasokan LPG nasional jadi pengaruhnya cukup besar. Depot ini melayani sebanyak enam SBPE yang ada di Surabaya, Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Lamongan dan Sidoarjo. Ke-enam SPBE tersebut berkontribusi sebesar 11 persen dari total pasokan LPG di Indonesia. Karena itu, kami perlu pastikan semua disini berjalan seperti seharusnya,” ujarnya.

Sementara itu,  GM MOR V Jatim Balinus Werry Prayogi mengapresiasi kedatangan Direktur Pemasaran Retail Mas’ud Khamid. “Dukungan dari direksi sangat pentingkah bagi kami untuk terus
memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *