Perhatikan Jika Kendaraan Menerjang Banjir, MPM Bagikan Tips Perawatan Motor Matic

oleh

MPM memberikan layanan bagi pemilik kendaraan bermotor dengan Pit  Express  yang siap membantu.oerbaikan kendaraan pasca banjir 

KILASJATIM.COM, Surabaya – Memasuki musim hujan ditahun ini, ada beberapa daerah yang terendam banjir. Yang penting diketahui saat terjadi banjir atau melewati daerah yang terkena banjir ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar kendaraan tidak menjadi rusak.

Satyo Prahnowo , Technical Service Division Head MPM mengingatkan jika melewati genangan banjir dan knalpotnya terendam air, pastikan tidak ada air di knalpot.

“Jika sudah terendam air dan motor tidak bisa nyala, segera hubungi AHASS terdekat jangan dilakukan perbaikan sendiri jika tidak paham,” kata Satyo Prahnowo.

MPM beserta jaringan AHASS menyediakan pit express bagi konsumen yang tidak mempunyai waktu dan ingin melakukan perawatan motor kesayangannya. Dengan Pit Express maka konsumen yang hanya ganti part fast moving seperti kampas rem, filter ataupun olie mesin dapat menghemat waktu karena disediakan jalur khusus untuk layanan ganti part tersebut.

MPM memberikan saran bagi pemilik kendaraan matic yang terlanjur melewati genangan .
Setelah melewati banjir jangan langsung menghidupkan mesin, tetapi cek beberapa hal berikut ini :
pertama, Pastikan tidak ada air yg masuk cylinder. Air yg masuk ke dalam cylinder saat piston bergerak naik turun dapat menyebabkan apa yg di sebut water hammer.

“Kalau ini terjadi maka dapat berakibat pada kerusakan yg cukup parah. Untuk memastikan tidak kejadian water hammer, maka dapat dilakukan dengan melepas busi terlebih dahulu sebelum di start & pastikan tidak ada air di ruang bakar/cylinder. Air dapat masuk ke cylinder melalui saluran intake/filter udara ataupun dari saluran gas buang / knalpot,” paparnya.

Kemudian langkah selanjutnya, periksa dan ganti filter udara bila perlu. Filter udara merupakan komponen dari motor yang perlu diperhatikan, karena letaknya di bawah dan resiko terkena air apabila melewati banjir.

Setelah itu periksa dan bersihkan konektor cable dari air. Soket yg terendam/terkena air saat banjir dapat menyebabkan konslet karena adanya hubungan antar pin soket oleh air. Jadi bersihkan soket2 dengan contact cleaner.

“Langkah selanjutnya bersihkan dan ganti greace CVT karena ketika melewati banjir air masuk ke ruang CVT. dikhawatirkan masih ada sisa air, sehingga menggangu kinerja CVT. Pastikan CVT dalam kondisi kering & greace yg digunakan sesuai dengan grade greace CVT. Dan jangan lupa
Periksa oli, apakah berwarna seperti susu (milky oil/ada indikasi terkontaminasi air) atau warnanya normal, jika terjadi milky oil ,mesin harus dikuras dan di bersihkan dengan oli berulang ulang sampai warna olinya normal.
Untuk matic, olie yg harus diperiksa adalah olie mesin & olie transmisi/olie gardan,” jelas Satyo.

Setelah semua dilalui maka pembersihan kampas rem depan dan belakang. Hal ini perlu dilakukan karena dikhawatirkan ada pasir yang masuk di area kampas rem.

“Untuk motor manual dengan rantai belakang, lumasi rantai dengan chian lube. Untuk menjaga performa & keawetan rantai roda,” tandasnya seraya mengingatkan untuk kemudahan
konsumen dapat menghubungi layanan Honda Care di Hotline ( Bebas Pulsa ) 0-800-11-46632 apabila motor mogok di jalan. (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *