OJK Edukasi Pasar Modal Terpadu Sasar Pelajar dan Mahasiswa

oleh

 

Ketua Otoritas Jasa Keuangan Regional IV Jawa Timur, Heru Cahyono, dalam paparannya kepada media di Surabaya mengenai kegiatan OJK i edukasi Pasar Modal terpadu di sekolah dan kamous, Kamis (22/02/2018).

 

 

SURABAYA, kilasjatim.com:  – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bidang Pengawasan Sektor Pasar Modal menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEMPT) 2018 di Surabaya.

Sasarannya adalah pelajar dan mahasiswa. Beberapa sekolah dan kampus menjadi pioihan untuk pelaksanaan sosialisasi, diantaranya di kampus UPN Veteran Surabaya, SMA 5 Surabaya, dan di kantor wilayah OJK di Jawa Timur.
Kegiatan berlangsung mulai 21-23 Februari 2018.

Ketua Otoritas Jasa Keuangan Regional IV Jawa Timur, Heru Cahyono mengatakan, agenda sosialisasi ini merupakan serangkaian acara yang dilakukan oleh pasar modal Jakarta di Jawa Timur.

” Jawa Timur dipilih dan mendapat apresiasi karena merupakan pertama kali dilakukan sosialisasi dan edukasi pasar modal terpadu,” kata Heru Cahyono, dalam sambutannya ke sejumlah media di Surabaya, Kamis (22/02/2018).

Menurut Heru, kondisi pasar modal di Jawa Timur terbilang sangat bagus dan termasuk wilayah terbesar kedua setelah Jakarta.

“Ini bisa dilihat dari jumlah emiten. Di Jawa Timur jumlah emiten mencapai 40 emiten dengan nilai transaksi mencapai Rp18,8 triliun dengan jumlah investor 77.616 SID,” kata Heru.

Hal yang sama dan cukup menggembirakan juga terjadi pada reksa dana, dengan jumlah investor mencapai 72.982 dengan nilai transaksi reksa dana sebesar Rp2,9 triliun.

“Tahun 2017, dana yang berhasil dihimpun dari dana pasar modal cukup signifikan mencapai 850 miliar dari 4 emiten baru. Saya pikir ini capaian yang menggembirakan dan tercatat rekor dalam sejarah,” papar Heru.

Pada kesempatan yang sama,, Kepala Kompartemen Pengawasan Pasar Modal 1A, Ida Bagus Aditya Jayaantara, mengatakan, tujuan diselenggarakan kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap perkembangan pasar modal terkini dan sekaligus memberikan pengetahuan dan pemahaman supaya para investor menjadi investor yang cerdas dan aman dalam berinvestasi.

“Agenda kegiatan ini juga sebagai ajakan kepada masyarakat supaya melek pasar modal,” tegas Ida Bagus Aditya. (kj2)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *