Nelayan Prigi Pesimistis Tawaran Kapal Besar Emil Tingkatkan Hasil Tangkapan Ikan

oleh

Trenggalek, kilasjatim.com: Para nelayan Prigi, Kabupaten Trenggalek pesmistis Calon Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak mampu meningkatkan hasil tangkapan ikan dengan pengadaan kapal besar dari 10 GT dikonversi menjadi 100 GT.

Pernyataan Emil tersebut disampaikan dalam debat kedua Pilkada Jatim 2018 di Surabaya, Selasa (8/5/2015) malam. “Meskipun diberi kapal besar, belum ada jaminan hasil tangkapan itu jumlahnya akan besar. Belum tentu itu” kata Joko Santoso, nelayan setempat saat dihubungi melalui saluran telepon, Rabu(9/5/2018).

Menurut nelayan pantai Prigi, kecamatan Watulimo, Trenggalek ini, kapal besar tidak mendukung hasil tangkapan menjadi lebih banyak. Masalahnya mencari ikan di laut itu tidak mudah.

Selain itu dengan adanya kapal besar tentunya membutuhkan biaya operasional yang besar pula. “Bagi nelayan prigi meskipun di beri kapal besar tetap saja mubazir karena nelayan di prigi tidak mau melaut lebih dari satu Minggu,” ucapnya.

Joko justru berharap, Cawagub Emil semestinya bukan menawarkan kapal besar bagi nelayan. Ia menginginkan pemerintah hadir menjaga stabilitas harga ikan ketika musim ikan.

“Jadi begini, semestinya pak Emil itu tidak menawarkan kapal besar pada nelayan, justru yang kami harapkan pemerintah bisa hadir ketika harga ikan anjlok pada saat musim ikan. Seperti halnya jenis ikan tongkol jika tidak musim ikan harganya per kilo bisa sampai 20 ribu, tapi jika musim ikan harganya anjlok menjadi 5 ribu per kilonya,” jelasnya.

Joko juga menanggapi solusi Emil bila musim paceklik ikan, nelayan didorong agar bergerak pada sektor UKM dan pertanian, langsung di oleh Joko. “Kalau musim paceklik ikan kita sudah terbiasa beralih pada sektor pertanian. Jadi tidak perlu di dorong dorong, toh ketika kami beralih pada sektor pertanian itu sudah kami lakukan sejak puluhan tahun,” ungkapnya.

Seperti diketahui, sebelumnya pernyataan Emil Dardak soal pengadaan kapal besar bagi nelayan di sampaikan Emil ketika ia berupaya memberikan jawaban atas pertanyaan dari Puti Guntur Soekarno soal anjloknya hasil tangkapan ikan nelayan di laut prigi kec Watulimo, Trenggalek serta solusi apa yang harus di tawarkan untuk nelayan, dalam debat kedua pilkada Jatim. (Wah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *