Management Telkomsel ‘Blusukan’  Sosialisasi Registrasi Ke Masyarakat Pedesaan

oleh

Executive Vice President Telkomsel Area Jawa Bali Agus Setia Budi (kiri) saat mendampingi proses registrasi kartu prabayar di Desa Homba Karipit, Sumba Barat Daya, NTT, (25/4).

SURABAYA, kilasjatim.com: – Telkomsel Area Jawa Bali tak berhenti  mendorong pelanggan melakukan registrasi prabayar. Melalui program “jemput bola” hingga penempatan petugas pelayanan di beberapa titik posko maupun GraPARI diharapkan pelanggan sudah registrasi sesuai peraturan dan ketentuan, yakni menggunakan NIK dan NoKK yang benar, guna menghindari penyalahgunaan data kependudukan.

Executive Vice President Telkomsel Area Jawa Bali Agus Setia Budi mengatakan program jemput bola ini  wujud keseriusan Telkomsel dalam menyukseskan program registrasi prabayar yang dicanangkan pemerintah.

“Program jemput bola ini merupakan wujud keseriusan Telkomsel dalam menyukseskan program registrasi prabayar yang dicanangkan pemerintah.
Telkomsel berharap dapat memberikan informasi yang lebih lengkap serta menghadirkan rasa nyaman dan aman bagi pelanggan untuk melakukan proses registrasi ulang kartu prabayar,” kata Agus saat turun langsung ke masyarakat pedesaan di Rumah Kepala Desa Homba Karipit, Sumba Barat Daya, NTT Rabu (25/04/2018)

Selain itu, petugas pelayanan mobile GraPARI berkeliling dan membuka posko untuk menjangkau pelanggan yang ada di sejumlah titik keramaian seperti permukiman, pasar tradisional, institusi pendidikan, perkantoran hingga kawasan industri.

Dengan hadirnya pelayananmobile dan posko ini, Telkomsel berharap dapat memberikan informasi yang lebih lengkap serta menghadirkan rasa nyaman dan aman bagi pelanggan untuk melakukan proses registrasi ulang kartu prabayar.

“Kami berkomitmen untuk terus berupaya secara maksimal melakukan edukasi dan sosialisasi kebijakan registrasi prabayar. Kami menyadari upaya ini tidak mudah mengingat pelanggan Telkomsel tersebar di seluruh Indonesia, tidak hanya di kota besar, namun juga hingga wilayah rural, pedesaan, pelosok dan perbatasan negara,” ungkap Agus.

Untuk memudahkan pelanggan Telkomsel juga menambah jam layanan di GraPari. Hal ini dilakukan mengingat masa registrasi prabayar akan memasuki fase pemblokiran layanan total pada 1 Mei 2018. Bagi pelanggan yang belum teregistrasi tidak dapat melakukan panggilan dan SMS keluar, tidak bisa menerima telepon dan SMS, serta tidak dapat menggunakan layanan data internet.

Meskipun demikian, pelanggan tetap dapat melakukan registrasi dengan mengirim SMS ke 4444, menu akses *444#, atau websitetelkomsel.com/registrasiprabayar . Pelanggan yang telah berhasil melakukan registrasi langsung bisa menikmati seluruh layanan seperti semula.

“Telkomsel mengimbau pelanggan untuk segera melakukan registrasi sesuai ketentuan dengan data sebenar-benarnya yang dimiliki pelanggan. Telkomsel juga mengharapkan dukungan semua pihak karena program ini dalam jangka panjang akan menjadikan industri telekomunikasi lebih sehat dan pada akhirnya akan menguntungkan pelanggan, pelaku industri dan masyarakat luas,” pungkas Agus. aku (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *