Kembangkan TORASIK, UPZ PG Gandeng start up KO-IN

oleh
Istimewa

Surabaya, Kilasjatim: Unit Pengumpul Zakat Badan Amil Zakat Nasional (UPZ Baznas) PT Petrokimia Gresik (PG) menandatangani kerjasama dengan perusahaan start up digital KO-IN (Toko Indonesia) di Jakarta. Memorandum of Understanding (MoU) ini memuat program pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar perusahaan dengan mendirikan Toko Rakyat Gresik (TORASIK).

Program ini melibatkan Desa/Kelurahan sekitar perusahaan, Karang Taruna, Komunitas PKK, Pelaku UMKM dan Bisnis Mikro (Warung Kelontong), serta Mustahik yang menjadi syarat penerima bantuan dari UPZ Baznas PG.

Program ini, sebagaimana rilis yang diterima, merupakan upaya perusahaan untuk meningkatkan hubungan harmonis antara masyarakat sekitar perusahaan dengan Petrokimia Gresik, sehingga tercipta lingkungan yang kondusif dan dapat mendukung kegiatan operasional perusahaan.

Ketua UPZ Baznas PG, Yusuf Wibisono menjelaskan bahwa program ini nantinya akan membantu masyarakat sekitar perusahaan membangun warung atau toko kelontong online. Saat ini, warung atau toko kelontong banyak yang tidak berkembang atau bahkan mati kalah bersaing dengan kehadiran ritel modern.

Untuk itu, UPZ Baznas PG bekerja sama dengan KO-IN, perusahaan start up digital yang memiliki concern terhadap peningkatan taraf ekonomi mikro, untuk membantu masyarakat sekitar perusahaan mendirikan TORASIK yang didesain secara modern berbasis digital. TORASIK menawarkan kemudahan bagi customer dalam berbelanja sekaligus menyediakan barang dengan harga kompetitif dan diharapkan dapat mengembalikan kejayaan toko kelontong sebagai pusat/sentra jual-beli kebutuhan masyarakat.

“Program ini diharapkan dapat menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat di sekitar perusahaan, sekaligus memberikan edukasi terkait digitalisasi bisnis sehingga menumbuhkan jiwa wirausaha bagi berbagai komunitas sekitar perusahaan,” ujar Yusuf Wibisono yang juga menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan (Sesper) PG, Senin, 23/9/2019.

Mitra akan mendapatkan bantuan modal usaha dari PG. Selanjutnya KO-IN mendampingi mitra dalam hal Promedsos (Promosi, Edukasi dan Sosialisasi), memberikan produk dengan harga ekonomis, serta menyiapkan teknologi untuk TORASIK. Selama bulan September hingga Oktober ditargetkan ada 40 Mitra yang telah membangun TORASIK.(KJ1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *