Kemandirian Ekonomi Warga Desa di Purwakarta Yang Berhasil Kelola Lingkungan

oleh

 

PURWAKARTA,kilasjatim.com: – Banyak cara dan ragam kegiatan dilakukan masyarakat dalam Peringatan 73 tahun kemerdekaan Indonesia, seperti yang dilakukan warga Desa Cicadas yang membuktikan semangat juang untuk mandiri secara ekonomi maupun mandiri dalam pengelolaan lingkungan.

Dengan kegiatan yang dilakukan secara mandiri Eco Village di sekitar PT. South Pacific Viscose, yakni berupa pengelolaan sampah melalui Bank Sampah dan pertanian hidroponik dengan budidaya sayur Kangkung dan sayur Pakcoy.

Desa Cicadas yang berada di Jalan Raya Industri Purwakarta dibawah kepemimpinan Suleman Purba sebagai Kepala Desa dapat menciptakan harmonisasi melalui salah satu kegiatan CSR ini mendapat respon positif dari warga.

Head of Corporate Affairs PT. South Pacific Viscose, mengatakan, melalui salah satu kegiatan CSR ini terbukti memotivasi warga untuk mandiri.

“Kami memberikan apresiasi atas respon positif dari warga desa sekitar pabrik,” tutur Widi.

Ditambahkan Widi, kegiatan Bank Sampah ini mengedukasi warga untuk mengelola sampah supaya lingkungan menjadi lestari dengan mengolahnya supaya tidak mencemari lingkungan.

“Aktivitas ini sejalan dengan visi perusahaan yang memperhatikan ‘sustainability aspect’ dalam 3 sektor yaitu people, planet, dan profit,” papar Widi Nugroho Sahib – peraih penghargaan Indonesia PR of The Year 2010 itu.

Diharapkan PT. South Pacific Viscose dapat mempertahankan kualitas manajemen pengelolaan lingkungan yang sudah baik untuk semakin lebih baik.

Warga Desa Cicadas melaksanakan panen sayur hidroponik, sekaligus merayakan 73 tahun kemerdekaan Indonesia ini membuktikan bahwa dengan bekal motivasi positif akan memberi hasil nyata yang bermanfaat.

“Kegiatan ini bisa jadi relaksasi yang dapat menjadi sumber penghasilan tambahan – untuk kami sebagai warga desa yang juga bekerja di PT. South Pacific Viscose.” ujar Ujang – warga Kampung Ciasem yang masuk wilayah Desa Cicadas.

Warga Kampung Ciroyom akan mulai menanam Hidroponik di bulan Agustus ini seperti Kampung Ciasem yang diharapkan supaya sebagai warga desa bisa semakin mandiri.

Dalam hal ini PT. South Pacific Viscose, juga mendukung inisiatif pemerintah dalam program Citarum sesuai Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 dengan penanaman lebih dari 400 pohon Trembesi dikombinasi dengan pohon Kelapa Hibrida dan pohon Nangka Bali sejak bulan Juni lalu di sepanjang ruas sungai Citarum – mulai dari Desa Cikao Bandung hingga Desa Cilangkap – dan telah selesai melaksanakan revitalisasi lahan di DAS Citarum yang semula merupakan lokasi pembuangan sampah rumah tangga dari warga Kampung Sawah menjadi kebun buah mangga.

“Pada Sabtu (18/8/2018) kami akan berpartisipasi bersama pemerintah daerah dalam perayaan 17 Agustus dengan menanam pohon Trembesi dan pohon Kelapa Hibrida serta pohon Nangka Bali, sekaligus menebar benih Ikan Nila di sungai Citarum pada ruas Desa Cikao Bandung,” papar Widi Nugroho Sahib. (kj5)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *