Jubir Tim Pemenangan Pilpres Di Jatim, Gus Ipul : Sampai saat ini, Belum Ada Ajakan Darimanapun

oleh

Surabaya, kilasjatim.com: Pasca Tim Wagub Jawa Barat, Dedy Mizwar bergabung menjadi juru bicara tim pemenangan Jokowi – Ma’ruf Amin di Pilpres 219 mendatang. Tersiar kabar bahwa Wagub Jatim Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul juga bakal menyusul bergabung.

Saat di konfirmasi sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Kamis (29/08/2018) Gus Ipul mengatakan bahwa hingga saat ini dirinya masih menunggu arahan para kiai sepuh yang selama ini mendampingi perjalanan politik Gus Ipul. Kemanapun yang diinginkan kiai, Gus Ipul mengaku akan siap menjalankan.

“Sampai sekarang saya belum ada ajakan dari manapun. Kedua, saya masih aktif jadi Wagub Jatim hingga 12 Februari 2019 dan ketiga, saya masih menunggu keputusan para ulama dan para kiai,” kata Gus Ipul yang juga mejabat Ketua PBNU .

Menurut Gus Ipul, para ulama dan kiai masih ingin mengikuti perkembangan dua hingga tiga bulan ke depan. Apalagi dua pasangan calon presiden wakil presiden, baik Jokowi-KH Ma’ruf Amin maupun Prabowo-Sandi, keduanya memiliki kedekatan pada para ulama dan kiai di Jawa Timur.

Para kiai, menurut Gus Ipul, berterimakasih karena Jokowi telah memilih KH Ma’ruf Amin. Harapannya nanti KH Ma’ruf bisa berperan cukup efektif. Karena pada periode pertama Jokowi, para kiai cukup kelabakan apalagi setelah adanya kebijakan full day school. Meskipun telah dicabut, namun kebijakan itu dampaknya masih dirasakan hingga saat ini.

Para kiai juga ingin memastikan Prabowo-Sandi memiliki keinginan kuat untuk mengakomodir aspirasi para ulama dan kiai pesantren.

Gus Ipul menambahkan para kiai sepuh di Jawa Timur yang biasa bertemu dengan Gus Ipul sampai saat ini masih menunggu dan belum sampai kata putus. Dua kali pertemuan juga telah dilakukan para kiai sepuh se-Jawa Timur.

“Dalam pertemuan terakhir para kiai memberikan selamat karena Pak Jokowi memilih Kiai Ma’ruf. Para kiai juga memberikan selamat karena Pak Prabowo memilih wakil yang muda dan paham ekonomi. Dua-duanya adalah calon terbaik,” kata Gus Ipul.

Kiai-kiai juga berharap ekonomi kerakyatan juga diperhatikan sungguh-sungguh. Selama ini para kiai bersinggungan langsung pada ekonomi kerakyatan, sehingga siapapun yang kelak terpilih maka para kiai meminta jaminan tidak hanya peningkatan pelibatan pesantren, namun juga jaminan ekonomi kerakyatan.

“Ini karena juga ada suara aspirasi para kiai, Menteri Agama yang sekarang jarang sowan ke pesantren-pesantren di Jatim. Ini berbeda dengan Menteri Agama sebelum-sebelumnya

Adapun kiai sepuh yang selama ini menjadi acuan Gus Ipul di antaranya adalah KH Nawawi Abdul Djalil (Sidogiri Pasuruan), KH Idris Hamid Pasuruan, KH Mutawakil Alallah Genggong Probolinggo, KH Zainuddin Jazuli dan KH Nurul Huda Jazuli (Ploso Kediri), KH Anwar Mansyur (Lirboyo Kediri), KH Ubaidillah Faqih (Langitan Tuban) serta sejumlah kiai sepuh lainnya. Kj4

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *