Jualan Cukup Dapur Saja

oleh

Malang kilasjatim.com: Menurutnya saat ini, tidak ada alasan orang tidak bisa membuka usaha karena masalah modal. Membuka usaha, diera digital yang dibutuhkan hanya kemauan dan usaha plus dapur untuk penjual makanan-minuman. Selebihnya tinggal bekerja sama dengan Go Jek. Praktisi Digital Marketing, Didit Triesmawan dalam Workshop 4.0 di Mall Sarinah, Malang, Minggu (7/4).

Ia mencontohkan, seorang penjual ceker pedas di Surabaya. Rumahnya dalam kampung masuk gang kecil, tapi omsetnya sehari bisa tembus Rp 1 juta, setelah prodaknya dipasarnya di go food.
“Orang ngantrinya sampai berderet-deret, di depan pintu dapur. Ga perlu bingung sewa ruko di depan jalan. Pembeli datang sendiri hanya dengan melihat foto,” katanya.

Mempromosikan produk di dunia digital dapat dilakukan di facebook maupun instagram. Dengan catatan iklan dibuat semenarik mungkin, terutama dalam tampilan gambar. Jika tidak pihak facebook pun akan menolak iklan tersebut.

Ia juga menyampaikan, sejauh ini setiap hari terdapat 1,8 miliar pengguna facebook, 1 miliar pemakai whatsapp (wa) baru dan lebih dari 500 ribu pengguna instagram (Ig) baru dan aktif. Dalam satu jam setiap orang minimal lima menit memegang hp. Dengan perincian 1 menit lihat facebook, 1 menit Ig selebihnya untuk wa.

Dari data penelitian yang ia peroleh 84% milenial tidak bisa meninggalkan rumah tanpa hp, 81% nonton tv sambil lihat hp dan 79% sharing ulang konten bagus untuk disebar luaskan di grup Wa-nya.
“Inilah yang harus kita manfaatkan, bagaimana caranya mempromosikan produk kita semenarik mungkin agar disebarkan,” terangnya.

Jika dulu menyebarkan pamflet lima ratus lembar butuh waktu lima jam belum tentu habis. Kini diera digital cukup satu kali klik. Nah, kamu mau coba? Kj5

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *