Gus Ipul-Puti Soekarno Daftar Tiga Jam Jelang Penutupan

oleh

Surabaya, kilasjatim.com: Bakal Calon Gubernur (Bacagub) dan Bakal Calon Wakil Gubernur (Bacawagub) Jatim Drs H Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno atau Gus Ipul-Puti Soekarno mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim, tiga jam jelang penutupan pendaftaran bakal pasangan calon pukul 24.00 WIB. Atau tepatnya pada pukul 21.10 WIB.

Malamnya waktu pendaftaran yang dilakukan pasangan yang diusung PKB, PDIP, PKS dan Partai Gerindra ini karena sebelumnya harus mengikuti serangkaian acara. Sebelum berangkat ke KPU, Gus Ipul-Puti Soekarno mengikuti Doa Bersama di Kantor DPW PKB. Setelah itu, dilanjut mengikuti acara peringatan HUT PDIP di Kantor DPD PDIP Jatim.

Saat pendaftaran, Gus Ipul-Puti Soekarno diantar ribuan pendukungnya baik dari kader partai pengusung maupun relawan. Terlihat juga kiai-kiai sepuh dan pengurus partai pengusung. Seperti, Wasekjen DPP PDIP Ahmad Basarah, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Bupati Ngawi Budi ‘Kanang’ Sulistiyono, Bupati Sidoarjo H Saiful Illah, anggota DPR RI dari Partai Gerindra Bambang Haryo, seluruh ketua partai pengusung.

Saat ke KPU Jatim, Gus Ipul-Puti Soekarno diiringi Sholawatan, musik tradisional dan hadrah. Ribuan pendukung juga selalu meneriakkan nama Gus Ipul dan Puti Soekarno. “Hidup Gus Ipul, hidup Mbak Puti,” teriak para pendukung.

Dalam kesempatan itu, Gus Ipul menilai keputusan dipasangkannya dirinya dengan Puti Guntur Soekarno di Pilgub Jatim 2018 merupakan takdir. “Tidak ada rencana, bahkan sampai detik terakhir. Dan yang pasti, tanpa ada campur tangan dari Allah SWT maka ini tak akan terjadi,” ujarnya.
Pria yang juga Wakil Gubernur Jatim tersebut mengaku selama ini pernah bertemu dengan Puti di beberapa kesempatan. Diantaranya saat menghadiri haul Bung Karno tahun lalu di Blitar, termasuk pernah bertemu ketika menunaikan ibadah haji sekitar tahun 2000. “Saat itu saya bersama Cak Imin (ketua umum DPP PKB Muhaimin Iskandar) dan kiai-kiai awal era reformasi sempat bertemu di Tanah Suci,” ucap salah seorang ketua PBNU tersebut.
Terhadap kualitas Puti, Gus Ipul yang juga cicit pendiri NU KH Bisri Syamsury itu memuji kemampuan dan kapasitas anggota DPR RI dua periode tersebut. Bahkan memiliki banyak pengalaman karena termasuk aktivis, dosen, enerjik serta aktif berorganisasi.
“Mbak Puti memang cucu Soekarno, tapi yang dilihat bukan itunya. Yang dilihat adalah kapasitasnya, kemampuannya bukan hanya trahnya saja. Saya yakin dan optimistis Mbak Puti tidak diragukan kemampuannya. Nantinya, masyarakat Jatim akan mengenal dan cinta terhadap Mbak Puti. ” katanya.
Terkait kerja Tim Pemenangan, Gus Ipul memastikan setelah mendaftarkan akan kerja keras lagi. Semua tim bekerja tidak mulai dari awal, tapi meneruskan. Hanya ganti foto-fotonya saja. “Memang sempat terhenti, tapi setelah ini akan jalan lagi,” katanya.

Sementara itu, Puti Guntur Soekarno bercerita, bahwa saat ditelepon Gus Ipul tiga hari lalu dirinya saat itu masih berada di Jepang. Asal tahu saja, sudah menjadi kebiasaan bagi Puti jika dia mempunyai jadwal mengajar rutin di salah satu universitas di Jepang, tiap semesternya.
Puti juga bercerita jika setelah ditelepon oleh Gus Ipul, selang sehari kemudian dia juga ditelepon oleh Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto. Padahal saat itu posisinya masih belum pulang dari Jepang. “Ditelepon dua orang penting itu membuat saya sempat pusing kepala. Apalagi posisi saya saat itu masih mengajar di Jepang,” kata Puti.
Usai mengajar di Jepang, Puti pun kemudian bergegas pulang ke tanah air. Begitu sampai di Indonesia, Puti pun segera menemui Ketua Umum PDIP, Megawati. Dalam pertemuan itu, Megawati menjelaskan tugas yang harus diemban oleh Puti mendampingi Gus Ipul menjadi calon Wakil Gubernur Jatim. “Intinya, beliau menjelaskan jika penunjukkannya sebagai calon Wakil Gubernur Jatim adalah tugas dari partai dan amanat dari para kyai NU di Jatim,” ungkapnya. Kj1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *