Gubernur Jatim: Beri Kesempatan KPU Selesaikan Rekapitulasi Suara Pemilu 2019

oleh

Surabaya, kilasjatim.com: Semua pihak diminta memberikan kesempqatan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk melakukan proses penghitungan hasil rekapitulasi suara Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sampai selesai.

“Beri kesempatan KPU untuk bekerja menghitung dan merekapitulasi suara pemilu 2019,” kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa ketika ditemui wartawan usai memimpin apel ribuan ASN di Kantor Gubernur Jatim, Senin (29/4/2019).

Menurutnya, seluruh pihak, wajib ikut menjaga agar proses pesta demokrasi di Tanah Air berjalan aman dan lancar. Termasuk turut melakukan monitoring dan kontroling melalui saksi yang dikirim. “Seluruh proses tetap harus dikawal sampai waktu penentuan oleh KPU Pusat yang sesuai jadwalnya 22 mei 2019 diumumkan,” ucapnya.

Mantan menteri sosial itu juga memohon agar saling menghormati di saat proses sedang berjalan sekarang dengan membangun suasana tetap aman, damai dan kondusif. “Kami mengapresiasi rakyat Jatim yang telah menggunakan hak pilihnya pada pemilu 17 April 2019 dengan sangat baik, bahkan tingkat partisipasi pemilih yang tinggi,” tuturnya.

Berdasarkan catatannya, di Jatim tingkat partisipasi pemilih mencapai 81,5 persen atau di atas rata-rata nasional yang besarnya 80 persen. Karena itulah, melalui proses kampanye sangat panjang, yakni sekitar delapan bulan, ditambah tingkat partisipasi pemilih hari H pelaksanaan, hingga proses penghitungan di TPS, PPS, PPK, termasuk kabupaten/kota diharapkan tetap dalam suasana kondusif.

“Apalagi saat ini memasuki bulan suci Ramadhan 1440 Hijriah sehingga hati harus selalu tenang dan masyarakatnya harmonis. Saya juga meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jatim menjaga suasana saling menghormati pada saat Ramadhan 1440 Hijriah atau 2019 Masehi,” ujarnya.

Menurut dia, Ramadhan merupakan bulan suci dan bisa dimaksimalkan oleh umat muslim untuk bekerja dan beribadah menjalankan kewajiban dan sunnah sesuai anjuran agama Islam. Selama bulan Ramadhan, di lingkungan kerja Pemprov Jatim juga diberlakukan pengubahan jam kantor. “Masuk mulai pukul 08.00 WIB dan pulang pukul 15.00 WIB,” ucapnya.

Usai apel, Khofifah berkesempatan menyalami sebagian besar ASN sembari mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa yang diikuti Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono dan sejumlah kepala OPD. “Selamat menjelang Ramadhan dan nanti saat bulan suci selamat berpuasa. Bagi umat Islam, bulan tersebut adalah bulan yang penuh dengan kemuliaan,” tuturnya.

Sekadar informasi, sesuai perhitungan hisab yang dilakukan Muhammadiyah, maka awal puasa atau 1 Ramadhan 1440 Hijriah terjadi pada Senin, 6 Mei 2019 Masehi, sedangkan untuk pemerintah masih menunggu sidang Isbat (penetapan) awal pada Minggu (5/5) di Jakarta. (Wah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *