Godok Perda PDTRK , DPRD : Untuk Atur Zonasi

oleh

Surabaya, kilasjatim.com: Banyaknya bangunan di Surabaya yang tidak sesuai peruntukan mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Surabaya dan DPRD. Baik itu berupa perumahan maupun pergudangan.

Ketua Badan Pembentukan Perda DPRD Surabaya Machmud mengatakan, DPRD Surabaya dan Pemkot Surabaya mulai mengerucutkan tetang penyelesaian Perda Detail Tata Ruang Kota (PDTRK). Salah satunya membahas tentang zonasi kawasan.

“Zonasi nanti akan mengatur sejumlah pembangunan di setiap kecamatan di Kota Pahlawan,” ujar Machmud, Senin (15/1/2018).

Machmud menegaskan, selain di kawasan hijau pembangunan apapun bisa dilakukan. Asalkan, peruntukkan bisa dinikmati oleh masyarakat setempat.

“Di dalam perumahan pun yang nantinya dibangun minimarket juga harus jelas jumlah dan fungsinya. Jangan asal dapat izin dan bangun saja,” ingatnya.

Menurutnya, legislatif bersama eksekutif akan secara detail zonasi mulai tingkat kelurahan hingga kecamatan. Bagi bangunan yang tidak sesuai PDTRK nanti diharuskan menyesuaikan.

“Bukan dibongkar atau dimiliki pemkot tetapi bagaimana caranya kita bisa mengatur dan sesuai peruntukan,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Surabaya Eri Cahyadi mengatakan,  PDTRK akan membahas tentang rencana pembangunan di Surabaya ke depan.

Progress setiap infrastruktur yang dibangun harus terarah dan sesuai dengan rencana yanga ada. “Baik itu saluran hingga pembangunan jalan juga harus jelas,” kata Eri.

Dia mengungkapkan, salah satu poin yang dibahas dalam perda tersebut yakni tentang zonasi. Di antaranya perumahan yang harus menyediakan sejumlah syarat yang dipenuhi.

“Syarat-syarat itu yang arus dibahas karena berfungsi untuk masyarakat sekitar,” jelasnya.

Begitu juga untuk bangunan sekolah yang berada di kawasan perumahan juga diatur. Apalagi bangunan tersebut berada di fasiltas umum perumahan yang lahannya dikelola oleh pemerintah.

“Detailnya masih dibahas. Kita sangat fokus pada setiap kebutuhan wilayah,” jelasnya. Kj4

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *