Gandeng PCPI, Pertamina MOR V Targetkan Penjualan Bright Gas Naik 10 persen

oleh

Domestik Gas Manager Pertamina MOR V, Hardjono (dua dari kanan) dan Ketua Umum PCPI, Bambang Nurianto saat kopi darat (kopdar) bersama pengurus dan anggota PCPI se Jawa Timur di Surabaya, Kamis  (6/9/2018)

 

SURABAYA, kilasjatim.com: –
Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V Jawa Timur-Bali-Nusa Tenggara menargetkan penjualan elpiji non subsidi Bright Gas naik di kisaran 5 – 10 persen. Upaya menggenjot kenaikan tersebut dilakukan dengan menggandengn Chef Profesional Indonesia (PCPI).

Domestik Gas Manager Pertamina MOR V, Hardjono optimis angka tersebut bisa tercapai dengan dikeluarkannya SK Gubernur Jawa Timur yang isinya, restoran atau rumah makan yang omzetnya diatas Rp 1 juta sudah harus menggunakan elpiji non subsidi. Aturan itu dikeluarkan untuk menghindari penggunaan elpiji subsidi yang saat ini tidak tepat sasaran.

“Upaya mensosialisaikan SK Gubernur Jawa Timur kami menggandeng PCPI dalam menyuarakan kepentingan penggunaan elpiji non subsidi dan sekaligus menyosialisasikan penggunaan bright gas kepada pelaku Horeka (hotel, restoran dan rumah makan),” kata Harjono usai acara silaturahmi bersama pengurus dan anggota PCPI di kantor Petamina, Surabaya, Kamis (06/9//2018).

Adanya kerjasama tersebut diharapkan akan meningkatkan penggunaan Bright Gas di sektor Horeka terutama di wilayah Pertamina MOR V yang meliputi Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum PCPI, Bambang Nurianto mengatakan apa yang dilakukan Pertamina MOR V enggandeng PCPI adalah hal yang sangat tepat. Mengingat para pelaku bisnis kuliner seperti chef, pengelola hotel, restoran, rumah makan, dan catering yang banyak berhubungan dengan kegiatan memasak.

“Khusus untuk wilayah Jawa Timur anggota PCPI saat ini mencapai sekitar 1.500-2.000 anggota, sedangkan secara nasional sebanyak 10.0000 anggota. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah karena ada banyak anggota yang belum resmi terdaftar yang jumlahnya mencapai 30.000 anggota,” jelasnya.

Dari jumlah anggota PCPI, sebagian besar anggota saat ini sudah menggunakan bright gas. “Jika Pertamina menargetkan bisa meningkatkan penjualan hingga 10 persen, dengan kerjasama ini kami juga punya target yang sama yakni penggunaannya bright gas bisa mencapai sekitar 5-10 persen,” papar Bambang diakhir pembicaraan . (kj2)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *