Edukasi Anti Kekerasan Ala Gojek

oleh

Malang Kilasjatim.com.  Sebagai bentuk kepedulian dan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kekerasan di ruang publik, termasuk kekerasan verbal dan seksual.  Gojek memberikan edukasi pada mitranya bagaimana upaya pencegahan, perlindungan dan penanganan pada korban kekerasan .

Menurut Alfianto Domi Aji, Head of Regional Corporate Affairs East Java Gojek, kegiatan ini sengaja dilakukan sebagai komitmen untuk menghdirkan ruang yang aman bagi seluruh pengguna layanan Gojek. “Sejauh ini tidak ada laporan dari konsumen. Kalau pun ada langsung kami tindak,” katanya disela pelatian di 5Terace and Longue, Kamis (25/7).

Dismpaikan secara keseluruhan jumlah kekerasan yang dilaporkan jumlahnya sangat kecil, dikisaran 0,001 persen. Mengenai pelatihan ini sengaja dilakukan sebagai bentuk edukasi yang bersifat preventif.

Dalam kegiatan tersebut pihaknya bekerja sama dengan Resister Indonesia, Polresta Malang dan Hollaback! Jakarta, sebuah organisasi yang fokus pada pencegahan dan menghentukan kekerasan seksual di ruang publik.

Menurut Anindya Restuviani, Co-Director Hollaback! Jakarta pihaknya sangat  mengapresiasi langkah yang telah dilakukan Gojek. Sebagai perusahaan penyedia Iayanan on-demand yang bermitra dengan jutaan masyarakat, kerjasama ini membawa angin segar bagi gerakan melawan kekerasan di ruang publik.

“ Melalui pelatihan ini, keamanan Iayanan Gojek semakin kuat, sebab mitra Gojek sudah mendapat pelatihan. Kami berharap mereka membagikan pengetahuan pada rekan dan pengguna. Selain mampu mengambil tindakan intervensi jika terjadi kekerasan seksual di ruang publik,” katanya.

Sedang Maryam Jameela, selaku Founder dari Resister Indonesia beeharap kegiatan ini diharapkan mampu menambah wawasan driver sehingga bermanfaat untuk kenyamanan pengguna Gojek khususnya perempuan dan anak-anak.

Sementara Kanit UPPAT Polresta Malang, Iptu Tri Nawang Sari, menyampaikan sejauh ini belum pernah dijumpai laporan, kekerasan atau pelecehan yang dilakukan oknum driver ojek atau taksi on line. “Kekerasan di malang paling banya kadert dan yang viral kemarin pelecehan anak oleh gurunya. Semua sudah kami tangani hingga tuntas. Sebab itu kami berpesan agar semua orang tua lebih waspada dalam melindungi buah hatinya,” jelasnya.

Mengenai pelatian tersebut telah diikuti oleh 6 ribu mitra Gojek yang tergabung dalam Go Ride, Go Car dan  Go Massage. Pelatian tersebut diadakan di 30 kota di seluruh Indonesia. Kj5

”Kegiatan edukasi tatap muka seperti ini, telah menjangkau ‘lebih dari 4.000 mitra di Iebih dari 30 kota di Indonesia. Selain Mitra GO-RIDE dan GO-CAR, edukasi serupa diberikan pula kapada Mitra GO-MASSAGE Iayanan on-demand pijat profesional yang merupakan bagian dari GO-LIFE. Dalam waktu dekat, modul pelatihan hasil kerjasama kami dengan pakar-pakar terkait juga akan segera diluncurkan. Sehingga semakin banyak masyarakat yang mengambil baglan dalam menciptakan budaya peduli aman.” jelas Domy. kj5

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *