Crown Group Tawarkan Eastlake Live Investasi Menguntungkan Jangka Panjang

oleh

GM Strategic & Corporation Communication Indonesia Crown Grup, Bagus Sukmana, di Surabaya Senin (30/04/2018) saat memaparkan perkembangan mega proyek  Eastlake Live di Sydney.

 

 

SURABAYA, kilasjatim.com:
Crown Group, pengembang asal Indonesia yang sukses dengan mega proyeknya di negara Kanguru yang Australia menawarkan Eastlake live di Sydney.

Eastlakes Live merupakan sebuah mixed use dengan apartemen mewah mulai dari satu kamar tidur hingga penthouse yang terdapat di tujuh menara hunian dan gerai ritel dalam sebuah area restaurant dan ritel yang baru. Proyek ini terletak di kawasan dekat pinggir pantai, termasuk kawasan Botani dan Mascot serta dekat dengan Green Square dan Alexandria, Eastlakes memiliki populasi sebanyak 6,920 jiwa pada tahun 2016.

GM Strategic & Corporation Communication Indonesia Crown Grup, Bagus Sukmana, mengatakan, secara resmi proyek Eastlakes Live baru akan diluncurkan secara global pada 2 Juni 2018 nanti dan baru dikenalkan di Australia maupun global pada awal mei 2018 ini, namun pihaknya telah melakukan pre sale melalui nomor urut pemesanan (NUP) di Jakarta beberapa waktu lalu.

“Dari pengenalan untuk apartemen di fase pertama sebanyak 134 unit yang ditawarkan, NUP di Jakarta sendiri sudah mencapai 30 unit, sementara untuk permintaan dari Surabaya belum masuk datanya. Artinya potensi pembeli di Indonesia cukup besar,” katanya saat pengenalan proyek Eastlakes Live ke media di Surabaya, Senin (30/4/2018).

Besarnya minat masyarakat Indonesia untuk memiliki unit tersebut bukan tanpa alasan. Ini menunjukkan masyarakat Indonesia cukup pintar dalam membelanjakan uangnya untuk investasi.

“Properti menjadi salah satu jenis investasi yang banyak digandrungi. Bukan hanya proyek properti di Tanah Air saja, perburuan aset properti juga banyak yang membidik proyek di luar negeri. Untuk Eastlake Live menunjukkan bukti tersebut,” jelas Bagus.

Padahal kuota untuk pembeli di luar Australia hanya 45 persen, sementara 55 persen dikhususkan untuk pembeli lokal Australia. Dan kuota 45 persen diperebutkan negara-negara seperti China, Hongkong, China daratan, Singapura, Malaysia, Indonesia dan negara lainnya.

Lokasi Eastlakes Lives bersebelahan dengan danau Eastlakes, dimana proyek ini menampilkan lebih dari 500 unit apartemen kelas atas dan pusat keramaian yang baru.
Fase pertama Eastlakes Lives diperkirakan selesai dibangun pada 2020 dan dilanjutkan dengan fase kedua.

Apartemen Eastlakes Lives memiliki beberapa pilihan tipe mulai studio dengan luas 44 meter persegi. Harga yang ditawarkan di kisaran Rp 5 miliar – 6 miliar per unit.

“Eastlakes Live memberikan masyarakat kota Sydney sebuah kesempatan langka untuk tinggal di atas pusat perbelanjaan yang baru. Tahap pertama dari pembangunan Eastiakes Live akan menampilkan 134 unit apartemen mewah mulai dari tipe satu kamar hingga ke griya tawang dan 12 gerai ritel. Ini dibagi-bagi untuk pasar global.  Tahap kedua dari Eastlakes Live akan melengkapi town center baru dengan gabungan dari komponen hunian dan ritel,” ujarnya.

Kawasan ini sebelumnya merupakan sebuah mal yang sudah lama berdiri, yakni Eastlakes Town Centre. Pada sekitar 10 tahun lalu, Komisaris dan CEO Crown Group Iwan Sunito melakukan akuisisi terhadap mall tersebut.

Hal ini dilakukan karena bertujuan untuk meregenerasi lingkungan sekitar dan menciptakan hub urban baru yang semarak.

“Town Centre yang baru akan dirancang sebagai tempat bersantai modern yang menjadi akan menjadi tolok ukur dengan keunggulan ritel yang memiliki supermarket besar, makanan segar, restoran, kafe jalanan, dan pusat medis serta taman yang hijau,” papar Bagus.

Di kawasan ini terdapat empat lapangan golf dalam radius 6 kilometer dari proyek Eastlakes Live; The Australian Golf course, Moore Park Golf Course, The Lakes Golf Course dan Botany Golf Course Eastlakes Live, dia bilang, telah dirancang untuk menjadi kampung terpadu, yang berjarak hanya 6 km dari CBD.

Eastlakes Live menciptakan tingkat ketertarikan yang tinggi di pasar, melebihi target pengumpulan tanda jadi (EOI) dengan lebih dari Rp. 1,4 triliun untuk potensi niiai penjuaian apartemennya hingga saat ini.

Pembangunan proyek senilai Rp. 10 triliun ini dirancang oleh arsitek yang berbasis di Sydney, fjmt, Eastlakes Live bertujuan untuk menetapkan standar baru untuk keunggulan ritel dengan dua supermarket besar yang menawarkan makanan segar, mencerminkan keragaman lingkungan, pusat kuliner, kafe jalanan, pusat medis, serta taman-taman yang rindang dan area bermain anak-anak.

Penjualan untuk tahap pertama akan dimulai,  pada Juni 2018 dengan penyelesaian konstruksi yang diharapkan pada 2021. Crown Group sudah menerima NUP dari para calon pembeli. (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *