Classy Rustic Pilihan Tema Weddingku Exhibition Surabaya 2018

oleh

SURABAYA, kilasjatim.com: Classy Rustic menjadi tema pilihan perhelatan yang digelar Weddingku dan Dyandra pada even yang digelar 18-20 Mei 2018.

Reza Paramita, Publisher/Chief Operating Officer Weddingku mengatakan  mengacu keberhasilan pameran yang sama tahun lalu, pihaknya kembali menyelenggarakan Weddingku Exhibition Surabaya.

“Tujuannya memberi inspirsi. dan warna baru bagi kemajuan industri pernikahan di kota Surabaya pada khususnya dan Indonesia pada umumnya. Tentu saja kami selalu antusias atas  kolaborasi dan sinergi yang tercipta dengan Dyandra Grand Ballroom, Surabaya dan seluruh vendor pernikahan terbaik di kota ini.” tutur Reza Paramita saat jumpa pers dengan media di Surabaya, Jumat (18/05/2018)

Classic Rustic diusung dalam pameran kali ini karena  bisa digunakan sepanjang massa, sifatnya timeless.

Iman Hidajat, Editor in Chief weddingku.com menambahkan, Indonesia merupakan negara tropis, dan banyak memiliki daun daun serta pepohonan.

“Daun dan pohon jugax kayu-kayu bisa dibuat menjadi cantik dan romantik untuk menjadi sebuah dekorasi pernikahan,” ujar Iman Hidajat.

Pameran ini merupakan kerja sama tahun ketiga antara Dyandra Convention Centre dengan weddingku.com.  Alasan utamanya adalah lokasi Dyandra Convention Centre yang berada di tengah kota Surabaya dan memiliki ballroomdengan fasilitas modern dengan kapasitas mencapai 3.000 orang.

Even kali ini  diprediksi akan memperoleh omzet transaksi di atas Rp5 miliar, seperti halnya hasil transaksi pameran tahun sebelumnya yang mencapai Rp5 miliar.

Sekitar 100 vendor terlibat  meliputi vendor hotel dan venue, fotografi, gaun pernikahan, kebaya, jas pernikahan, klub bulan madu, cincin dan perhiasan pernikahan, perancang dan hiburan pernikahan, kue pernikahan, suvenir dan hadiah pernikahan, dekorasi, make up artist, dan pendukung lainnya seperti tata lampu, laboratorium kesehatan, dan penyedia efek khusus event pernikahan.

Bagi pihak Dyandra Convention Centre sendiri, menyelenggarakan pameran pernikahan menjadi penting karena itulah bisnis utama mereka. “Selain ada peluang, business majority kami adalah wedding,” ujar Suprapti Suprobo, General Manager Dyandra Convention Centre.

Selain itu, tambah Suprapti, market wedding di Surabaya sedang berkembang, ceruk pasarnya ada. “Pameran ini untuk memudahkan mempertemukan vendor-vendor wedding dengan para calon pengantin, kami pusatkan di satu tempat di tengah keterbatasan waktu, sambil melihat langsung venue yang kami miliki,” tambah Suprapti.

DCC menyasar dua pangsa pasar pernikahan, yakni tradisional dan Chinese (internasional). Keduanya memiliki sebaran 30 dan 70 persen dari rata-rata 60 pernikahan per tahun yang diselenggarakan di Dyandra Grand Ballroom. (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *