Cegah Penyebaran Covid – 19 Pertamina EP Asset 4 Pantau Kesehatan Warga dan Karyawan Secara Berkala

oleh

 Seluruh karyawan, mitra kerja dan warga yang bekerja di lingkungan Pertamina EP Asset 4 test kesehatan Rapid test untuk memutus mata rantai penyebaran Covid -19 (ist)

 

KILASJATIM.COM, Surabaya – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) terus berupaya melakukan pencegahan dan memutus rantai penyebaran Virus Covid – 19. SKK Migas melalui Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS), Pertamina EP Asset 4 melakukan serangkaian kegiatan di wilayah operasinya untuk menjaga agar masyarakat dan juga pekerjanya terhindar dari pandemik ini.

M. Ibnu Wadhana, Asset 4 Legal & Relation Manager menyampaikan
Pertamina EP telah menetapkan prosedur kesehatan terkait pencegahan penyebaran Virus Covid – 19 yang diikuti oleh pekerja dan mitra kerja.

“Setiap harinya, secara internal kita melakukan pemantauan, seperti pengukuran suhu badan dan gejala sakit akibat virus Covid-19 seperti batuk, demam atau sesak nafas, semuanya terekam secara online dan dipantau oleh dokter perusahaan. Bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, tujuh pekerja yang baru datang ikut dipantau kesehatannya, dan dengan _rapid test_ semua hasilnya negatif Covid-19,” jelas Ibnu.

Pemberian bantuan peralatan _rapid test_ kepada Kabupaten Bojonegoro, dimanfaatkan langsung oleh Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field untuk melakukan pengecekan kepada pekerja yang baru saja datang ke wilayah Kabupaten Bojonegoro. Sukowati Field sendiri menerapkan sistem pekerja _on-off_ dengan waktu kerja 14 hari secara bergantian.

Selain melakukan pantauan kesehatan secara berkala, perusahaan juga menyediakan rumah singgah untuk para pekerja yang baru datang ke Bojonegoro serta melakukan pemantauan selama 14 hari sebelum dapat melakukan aktifitas pekerjaan dan melaporkan kepada Dinas Kesehatan setempat.

“Ke depan, akan ada pekerja rig yang datang secara bergantian, mereka telah melakukan kerja berturut-turut selama tiga minggu. Prosedur ketat tentu akan kita terapkan sehingga semua pihak baik perusahaan dan masyarakat dapat merasa aman dan nyaman,” tandasnya.

Selain kegiatan pemeriksaan kesehatan dengan rapid test, perusahaan juga menyerahkan beberapa bantuan kepada masyarakat.Bantuan yang diberikan kepada masyarakat melalui Dinas Kesehatan terkait antara lain bilik disinfektan, 50 instalasi cuci tangan, 100 APD hazmat, 200 lembar masker kain, 850 liter _hand sanitizer_, 2500 lembar masker medis, penyemprotan disinfektan hingga 20 unit rapid test yang telah diserahkan di bawah Asset 4 yaitu Sukowati Field untuk Kabupaten Bojonegoro dan Tuban, Cepu Field untuk Kabupaten Blora. Kemudian Poleng Field untuk Kabupaten Gresik dan Kabupaten Bangkalan, Donggi Matindok Field untuk Kabupaten Banggai, serta Papua untuk Kota Sorong.

“Secara berkala, bantuan tersebut akan kami serahkan kepada masyarakat melalui lapangan masing-masing, selain inisiatif dari perusahaan untuk memberikan langsung juga terdapat permintaan dari Bupati setempat seperti Bojonegoro yang meminta peralatan _rapid test_,” imbuhnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sejak Februari 2020, Pertamina EP telah melakukan pembatasan kegiatan perjalanan dinas maupun pribadi ke dalam negeri maupun luar negeri, melakukan penundaan terhadap kegiatan rapat atau yang mengumpulkan massa hingga sosialisasi kepada pekerja dan keluarga terkait virus Covid-19 . (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *