Buka Kantor Di Surabaya, Sun Life Bidik Segmen Anak Muda Tingkatkan Kesejahteraan Finansial

oleh

Presiden Direktur Sun Life Financial Indonesia, Elin Waty (kanan),
Chief Agency Officer Sun Life Financial Indonesia, Wirasto Koesdiantoro (tengah), dan Head CF Sales Sun Life Financial Indonesia, David Haezer (kiri) berbincang disela  peresmian kantor Pemasaran Mandiri di jl.Kapuas Surabaya, Rabu (19/09/2018).

 

SURABAYA, kilasjatim.com:
Perusahaan asuransi PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life) memenuhi komitmennya dengan membuka kantor pemasaran Mandiri Sun Life
di Surabaya yang tujuannya
menbantu masyarakat
Indonesia meraih kesejahter-
aan finansial, melalui peren-
canaan keuangan yang tepat
dimulai sejak usia muda.

Hal tersebut disampaikan Elin Waty, Presiden
Direktur Sun Life usai meresmikan kantor baru Mandiri Sun Life di Jl Kapuas Surabaya Rabu (19/9/2018).

“Sejalan dengan program otoritas jasa keuangan (OJK) yang menjadikan generasi muda sebagai salah satu target utama yang perlu diberikan edukasi terkait pengelolaan dan perencanaan keuangan yang baik,” paparnya.

Sementara itu, Wirasto Koesdiantoro, Chief Agency Officer Sun Life Financial Indonesia menambahkan, dibukanya kantor baru ini tujuannya membidik segmen generasi muda karena berdasarkan hasil survei tiga tahunan otoritas jasa keuangan (OJK) menyebutkan jika banyak 23,4 persen generasi muda yang memiliki pengetahuan keterampilan atau sikap perilaku keuangan yang cukup baik.

“Saat ini ada dua kategori agen yakni yang berada di atas usia 36 tahun dan di bawah usia tersebut. Dengan adanya agen dengan usia muda diharapkan mampu meningkatkan antusiasme dan keinginan masyarakat khususnya generasi muda untuk mulai melakukan perencanaan keuangan jangka panjang,” jelas Wirasto.

Saat ini terdapat 24 kantor pemasaran mandiri di Surabaya yang terdiri dari 16 kantor pemasaran mandiri konvensional dan 8 kantor pemasaran mandiri syariah.

Konsep kantor yang diusung juga sesuai dengan generasi muda saat ini yakni semi “outdor” dan “co-working space” yang sangat digemari oleh anak muda saat ini.

Dari data yang ada untuk wilayah Jatim jumlah nasabah aktif sebanyak 285 ribu orang. Sedangkan pembayaran premi sebesar Rp158,5 miliar untuk yang asuransi konvensional dan Rp32,1 miliar untuk yang syariah. Sedangkan secara nasional,, Jatim masih memberikan kontribusi peringkat ketiga setelah Bali dan juga Jakarta dengan pertumbuhan secara nasional sebanyak 16 persen.

“Untuk Surabaya kami akan terus mengembangkan mengingat Suraba memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan penetrasi dan literasi keuangan, termasuk asuransi, dan potensinya masih sangat besar,” tandasnya. (kj4)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *