Bidik Wisatawan Muslim Taiwan Expo 2019 di Surabaya Kenalkan Tourism Halal

oleh

Deputy Executive Director of Taitra, Karen Pai  (tengah) bersama perwakilan pemerintah Taiwan dalam paparan rencana digelarnya Taiwan Expo 2019 di Grand City Surabaya (26 – 28 September )

 

SURABAYA, kilasjatim.com: Taiwan Expo 2019 yang akan digelar di Surabaya 26 – 28 September bertempat di Grand City Convex membidik pasar di Indonesia yang mayoritas beragama Islam dengan menawarkan Wisata Halal di negaranya yang kian gencar melakukan banyak perubahan. Konsep halal itu meliputi berbagai hal, mulai dari penginapan (hotel, home stay dan sebagainya) hingga makanan halalnya.

Deputy Executive Director of Taitra, Karen Pai mengatakan, pemerintah Taiwan menyadari potensi masyarakat muslim cukup besar untuk bisa datang ke Taiwan.  Melihat peluang tersebut pemerintah pun mulai mempersiapkan segala sesuatunya yang bisa menunjang kebutuhan wisatawan Muslim yang bertandang ke negaranya..

“Kita serius menggarapnya saat ini Taiwan masuk peringkat ketiga, negara dengan halal tourism yang diberikan majalah pariwisata muslim. Ini awal yang sangat bagus sebagai promosi lebih gencar. Melalui Taiwan Expo 2019 kami ingin menunjukkan bahwa negara kami aman dikunjungi wisatawan muslim,” kata Karen kepada media di Surabaya, Selasa (17/08/9/2019).

Di pameran ini akan hadir 180 exhibitor dari Taiwan dan menampilkan 190 booth. Di ajang pameran ini juga akan memunculkan data yang diberikan Taiwan External Trade Development Council (TAITRA) ada 217 sertifikat halal yang dikantongi Pemerintah Taiwan. Yakni 85 sertifikat halal untuk restoran, empat untuk dapur halal, 29 untuk home stay, 89 untuk hotel dan 10 untuk leisure farm (wisata pertanian)

Di dalam area halal pada pameran kali ini, ada 11 perusahaan yang telah mengantongi sertifikat halal. Seperti salah satunya produk teh susu,  produk bubble instant dan makanan beku dan banyak lainnya.

Taiwan Expo ini menghadirkan enam industrl utama termasuk di dalamnya yaitu teknologi, pendidikan budaya dan pariwisata. Juga ada perawatan kesehatan, pertanian dan makanan halal.

Karen juga mengatakan, karena adanya kebudayaan dan kebijakan setempat, Taiwan Expo 2019 menghadirkan enam industri utama termasuk di dalamnya yaitu Teknologi Pintar, Pendidikan Budaya dan Pariwisata, Perawatan Kesehatan, Makanan Halal Taiwan, Teknologi Pertanian, dan Gaya Hidup Taiwan dengan harapan setelah adanya pameran ini, hubungan kerjasama antar Indonesia Taiwan akan lebih banyak dan berkembang.

“Pada sektor teknologi pintar, Pusat Antariksa Nasional Taiwan dan Asosiasi Pengembangan Industri Antariksa Taiwan akan berpartisipasi untuk pertamakalinya di dalam Taiwan EXPO,” ujar Karen seraya menambahkan dikesempatan pameran juga akan mempertunjukkan hal yang sangat penting yaitu wujud gambar dari satelit Seiring dengan arus Esports (gaming),teknologi Thermaltake dari Taiwan Excellence Pavillion akan membawa casing CPU yang terbuat dari tempered glass di 4 sisinya, dengan tampilan kipas LED transparan yang memukau.

Pada kesempatannyang sama, Director General of Taipei Economic and Trade Office in Surabaya, Benson Lin mengatakan, sejak 2017, Biro Perdagangan Internasional dan Asosiasi Perdagangan Luar Negeri Kementerian Ekonomi telah mengadakan Taiwan Expo di Jakarta selama dua tahun berturut-turut.

“Pameran itu berhasil menarik 40.000 pengunjung dan telah menjembatani kesempatan bisnis ratusan juta dollar.
Kali ini kita gelar di Surabaya. Karena Surabaya memiliki potensi bisnis yang sangat luar biasa,” papar Benson Lin. (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *