Besar, Peluang Ekspor Pisang ke Malaysia

oleh

* Pengiriman Perdana 40 Ton Dari Puspa Agro

 

Pelepasan ekspor perdana pisang tanduk dan Kepok ke Malaysia dilakukan dari area Puspa Agro Senin (05/08/2019)

SIDOARJO, kilasjatim.com: – Peluang ekspor pisang jenis Pisang tanduk dan Kepok dengan tujuan Malaysia masih sangat besar. Kebutuhan terhadap pisang jenis tersebut mencapai 15 ton per Minggu.

Peluang pasar ekspor buah pisang ke Malaysia masih sangat terbuka, karena volume pasokan komoditas itu masih jauh dari kebutuhan pasar.
Puspa Agro melihat peluang tersebut dan menjajaki untuk bisa memenuhi permintaan pasar negeri Jiran itu bersama para petani dan mitra bisnis.

Mohammad Amin bin Amri dari Seteguhbiz Empire Group, SDN BHD, Malaysia, mengungkapkan, saat ini pihaknya membutuhkan kedua jenis pisang itu sebanyak 15 kontainer per minggu. Artinya, Jatim masih berpeluang untuk menambah volume ekspornya, karena saat ini baru bisa memasok dua dari 15 kontainer yang dibutuhkan.

“Kami terima berapa pun banyaknya, karena kebutuhan kami 15 kontainer per minggu. Dan ke depan, kebutuhan pasok pisang ini saya prediksi terusmeningkat. Selain Jawa Timur ini, kami juga ambil dari Makassar dan Medan,” ujar Amin usai prosesi pemberangkatan ekspor di area Puspa Agro.

Menindaklanjuti ekspor perdana itu, PT Puspa Agro, CV Bintang Perkasa, dan Seteguhbiz Empire Group (importer) tengah merumuskan pola kerja sama. Hal ini untuk memaksimalkan pasokan pisang untuk diekspor ke Malaysia. Selain volume pasokan ekspor masih relatif minim, tren meningkatnya permintaan pisang ke Malaysia makin memperbesar peluang bisnis komoditas itu.

Memenuhi permintaan pemerintah Malaysia, sebanyak 40 ton pisang jenis tanduk dan kepok dari para petani di Jawa Timur yang selama ini ditampung di Puspa Agro diberangkatkan ke Malaysia Senin (5/08/2019).

Dari gedung cold storage Puspa Agro dua kontainer sudah standby sejak Minggu (4/8/2019) pagi. Sejumlah pekerja nampak menyiapkan pisang yang akan diangkut oleh kontainer dengan memisahkan dari tandannya dan memasukkan dalam kantong (waring) dengan berat sekitar 25 Kg/waring.

Hadir dalam pelepasan ekspor pisang itu, pejabat dari Badan Karantina Pertanian, pihak eksportir (CV Bintang Perkasa), importir, dan perwakilan PT Puspa Agro. (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *