Berubah Menjadi Kanwil IV Jangkauan Wilayah Kerja KPPU Lebih Luas

oleh

 

6 (enam) Komisioner KPPU RI Kurnia Toha (tengah, mengenakan  batik),  Ukay Karyadi, Chandra Setiawan, Kodrat Wibowo, Afif Hasbullah dan Harry Agustanto serta Sekretaris Jenderal KPPU, Charles Pandji Dewanto dan Dendy R. Sutrisno Kepala Kanwil IV KPPU dalam forum jurnalis dan buka puasa bersama media di Kanwil IV KPPU, Surabaya Kamis (16/05/ 2019).

 

SURABAYA, kilasjatim.com: Perubahan nama Kantor Perwakilan Daerah (KPD) KPPU Surabaya menjadi Kantor Wilayah (Kanwil) IV tepatnya  Triwulan II Tahun 2019, jangkauan wilayah kerjanya pun menjadi lebih luas lagi yakni meliputi wilayah kerja Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Bali, Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Komisioner KPPU Kurnia Toha menyampaikan perubahan nama tersebut dimaksudkan untuk mengantisipasi dinamika usaha yang terus berkembang secara cepat baik di level nasional maupun daerah.

“Persaingan yang sehat akan melahirkan pelaku usaha yang unggul. Sedangkan positioning KPPU terkait harga tiket pesawat, KPPU mendukung penurunan tarif batas atas yang ditetapkan Menteri Perhubungan. Dengan penurunan harga tiket ini diharapkan dapat memberikan insentif bagi konsumen maupun perekonomian,” kata Kurnia Toha yang hadir bersama 6 (enam) Komisioner KPPU RI lain diantaranya Ukay Karyadi, Chandra Setiawan, Kodrat Wibowo, Afif Hasbullah dan Harry Agustanto serta Sekretaris Jenderal KPPU, Charles Pandji Dewanto. dalam forum jurnalis dan buka puasa bersama media di Kanwil IV KPPU, Surabaya Kamis (16/05/ 2019).

Penyampaian perubahan nama dari KPD menjadi Kanwil IV KPPU di Surabaya juga mengundang anaknyatim dari panti asuhan untuk berbuka bersama dan penyerahan donasi Kamis (16/05/2019)

Pada kesempatan yang sama Kepala Kanwil IV KPPU, Dendy R. Sutrisno mengatakan, Kanwil IV KPPU telah menerima 6 (enam) laporan dengan 3 (tiga) laporan baru, 1 (satu) laporan naik ke tahap penyelidikan dan 2 (dua) laporan dihentikan karena tidak lengkap.

“Lima perkara lainnya yang sedang berjalan di Kanwil IV KPPU, yakni dugaan Kartel Harga Freight Container (Uang Tambang) Oleh Perusahaan Pelayaran Pada Rute Surabaya-Ambon; Dugaan Kartel Garam Industri Aneka Pangan; Dugaan Praktek Monopoli Pelayanan Jasa Bongkar Muat Peti Kemas Pada Terminal Serbaguna/ Konvensional/ Umum (Multipurpose) Pelabuhan L. Say, Maumere-NTT; Dugaan Persekongkolan Tender Pekerjaan Pembangunan Jalan dan Peningkatan Jalan Oleh Dinas PU dan Penataan Ruang Tahun 2017 di Kabupaten Kediri- Jawa Timur” urainya seraya menambahkan perkara lainnya dugaan Persekongkolan Tender Pekerjaan Pemeliharaan Berkala Jalan Oleh Dinas PU dan Penataan Ruang Tahun 2017 di Kabupaten Kediri- Jawa Timur.

Sementara memasuki bulan suci Ramadhan, Kanwil IV KPPU berperan aktif membantu Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mengendalikan harga bahan pangan melalui bergabungnya Kanwil IV dengan Satgas Pangan bersama POLDA Jawa Timur/Disperindag Jawa Timur serta menjadi anggota Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Jawa Timur.

“Salah satu konsep yang ditawarkan, mendorong pasar tradisional menjadi garda depan dalam upaya tak terpisahkan menjaga stabilisasi harga bahan pangan yaitu dengan menghadirkan adanya jaminan pasokan di pasar tradisional melalui direct linkage dengan on farm atau sumber-sumber produksi bahan pangan sebagaimana yang dilakukan pada retail modern,” papar Dendy. (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *