Berkat Lazada, Permintaan Produk IFURNHOLIC Meningkat

oleh

Surabaya, kilasjatim.com: Saat ini tren belanja online di marketplace tidak hanya dirasakan oleh para pelaku usaha di Jakarta saja. Salah satu penggiat usaha UMKM digital yang membuka usaha dari kota Surabaya ini pun menjadi saksi akan potensi tak terbatas yang dinikmati karena membuka kesempatan untuk menawarkan rangkaian produk mereka ke ranah digital.

IFURNHOLIC merupakan satu dari sekian banyak toko virtual online di situs destinasi belanja online terdepan Asia Tenggara dan Indonesia, Lazada, yang menghadirkan koleksi furniture kekinian untuk kepentingan interior pintar, cantik dan apik.

 

Memasuki tahun ketiga bergabung di situs Lazada, sebelumnya IFURNHOLIC hanya berdagang melalui situs pribadi dan media sosial saja. “Sebelum Lazada, kami sudah punya website sendiri dan berjualan impor ke Korea & Jepang, ketika itu, karena di Indonesia belum tersedia marketplace. Tetapi kami terus mencari informasi terbaru, dan berhasil menemukan situs Lazada. Lazada merupakan salah satu marketplace terdepan dengan angka kunjungan situs dan engagement bagus dan berkelanjutan,” ungkap Sidharta Wisnuwardhana, pemilik usaha IFURNHOLIC. “Setelah bergabung, kami merasakan bahwa penjualan jauh melampaui marketplace lainnya. Tidak hanya itu saja, Lazada juga meluncurkan fasilitas untuk mengelola toko (aplikasi seller center) yang pintar, mudah, dan tanggap, sehingga memudahkan para pedagang”.

IFURNHOLIC mengkategorikan tools komunikasi yang dimiliki berdasarkan perannya masing-masing. Mengandalkan situs pribadi dan Lazada untuk berjualan, sedangkan peran sosial media adalah untuk alat riset konsumen. Formula ini tampak semakin berhasil dan tepat karena produk meja rias dengan rancangan unik menjadi produk terlaris dalam portfolio produk IFURNHOLIC.

Selain itu, Sidharta membagikan tips penting untuk sesama pelaku bisnis UMKM yang dapat dicontoh. “Setiap jenis usaha pasti memiliki perencanaan usaha yang berbeda-beda, namun untuk kami, yang perlu terus diperhatikan adalah riset pasar agar penjual tahu barang apa saja yang sedang laris dan diminati di kalangan pelanggan, sehingga tidak salah dalam mengalokasikan dana produksi atau pengadaan produk. Berikutnya adalah forecasting, dimana pelaku usaha harus selalu rajin cek persediaan barang agar tidak kehabisan stok saat penjualan sedang tinggi-tingginya, dan perputaran dana bisa dilakukan dengan cepat dan lancar”.

Satu hal yang pasti, IFURNHOLIC mengakui bahwa Lazada selalu menghadirkan kampanye pemasaran menarik untuk membantu penjual meningkatkan penjualannya. Terutama ketika ajang 11.11 (ORM) dan 12.12 (HARBOLNAS) dimana mereka kebanjiran pesanan. Lazada juga menyediakan dukungan menyeluruh dan terpadu kepada para pelaku UMKM dengan memberikan penyuluhan seperti Upgrade UKM dan Lazada University. Kj1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *